Game PC FPS Ringan Terbaik 2018 (Offline & Online)

Game PC FPS Ringan Terbaik 2018 (Offline & Online)

Game PC FPS Ringan Terbaik 2018 (Offline & Online)

Di kala banyaknya game FPS yang bermunculan, bersama dengan begitu banyak ragam element yang di implementasikan. Yang menjadikannya game PC FPS bersama dengan cita rasa yang begitu banyak ragam dan tentu saja unik.

Game PC FPS Ringan Terbaik 2018 (Offline & Online)

Dengan begitu banyak ragam grafis yang udah nyaris bisa di bilang realistis, bersama dengan begitu banyak ragam rancangan tema yang juga berlainan – beda. Yang sering kadang memicu para pecinta game FPS tidak pernah jenuh untuk menjajal sensasi apa saja yang di menawarkan di dalam gamenya.

Game PC FPS Terbaik di Tahun 2018

1. Counter Strike Global Offensife
Terlepas berasal dari sebutannya sebagai game FPS legendaris yang ada. Counter Strike Global Offensife yang tidak hanya membawa judul baru bakal tetapi perubahan grafis yang beralih sesuai bersama dengan grafis kala ini dan tentu saja cita rasa klasik berasal dari CSGO itu sendiri.

Gameplay yang diusung pun tidak jauh berlainan berasal dari game CSGO di masa lalu. Dari pertempuran yang tidak ada iron sight, di mana gamers selalu hanya mengandalkan crosshair yang tersedia dan map yang tetap serupa bersama dengan seri lawasnya. Yang tentu saja udah tidak asing bagi gamers veteran.

Tidak perlu di pungkiri lagi, ini merupakan pencapaian cara besar bagi sang pengembang Valve bersama dengan mengeluarkan produk teranyarnya lagi ke permukaan dan menariknya lagi CSGO kini gratis tetapi untuk yang Offline. Bila ingin bermain secara Online gamers perlu membelinya, ya.

System Requirements (Minimum)

OS: Windows 7/Vista/XP
Processor: Intel Core 2 Duo E6600 / AMD Phenom X3 8750
Memory: 2 GB RAM
Graphics: VGA apa saja ukuran, 256 MB untuk Pixel Shader 3.0
DirectX: Version 9.0c
Storage: 15 GB

2. Battlefield 1
Salah satu game yang berhasil di dalam seri nya ini. Dari sekian banyaknya game FPS bersama dengan tema moderen lebih-lebih hingga masa depan. Battlefield 1 bersama dengan tema perang dunia 1 nya bisa melewatkan rasa rindu gamers bakal cita rasa game FPS perang dunia yang udah jarang sekali tema ini di angkat.

Konsep yang diracik begitu fantastis, bersama dengan begitu banyak ragam grafis yang tentu saja tidak perlu di tanyakan lagi, bersama dengan atmosfir dan begitu banyak ragam dampak kehancuran yang ada. Game ini bisa memicu perang merasa lebih intens dan berbahaya.

Dengan pembawaan cerita pembawaan berasal dari belahan dunia yang berlainan dan mekanik gameplay berasal dari tiap-tiap karakternya pun unik, yang tentu saja mempunya peranan tersendiri. Menjadikannya Battlefield 1, seri game yang paling beda di banding serinya.

System Requirements (Minimum)

OS: 64-bit Windows 7, Windows 8.1 dan Windows 10
Processor : Intel Core i5 6600K / AMD FX-6350
Memory: 8GB RAM
Graphics card (AMD): NVIDIA GeForce GTX 660 2GB / AMD Radeon HD 7850 2GB
DirectX: Version 11
Hard-drive space: 50 GB

3. Rainbow Six Siege
Sudah pernah di bahas di artikel di awalnya sebagai game FPS Multiplayer yang tentu saja berlainan berasal dari game FPS yang ada. Rainbow Six Siege jadi game FPS yang taktis dan tentu saja kompetitif bersama dengan pertempuran yang terinspirasi berasal dari penggerebekan di dunia nyata.

Mekanik Gameplay di Rainbow Six Siege ini di bagi jadi 2 anggota yakni Attacker dan defender, di mana ini di rolling dan di bagi jadi 4 ronde dan 1 ekstra ronde di dalam permainannya. Dengan pilihan pembawaan yang mempunyai kemampuannya masing – masing.

Sang pengembang Ubisoft tentu saja berhasil di dalam mengembangkan game ini, di mana game ini adalah franchise berasal dari seri – seri gamenya Tom Clancy’s dan tentu saja bagi gamers yang pernah menjajal game berasal dari seri tersebut, tentu udah tidak asing lagi bersama dengan gameplay yang ada.

System Requirements (Minimum)

OS: Windows 7, Windows 8.1, Windows 10 (Versi 64bit)
Processor: Intel Core i3 560 3.3 GHz / AMD Phenom II X4 945 3.0 GHz
Memory: 6 GB RAM
Graphics: NVIDIA GeForce GTX 460 / AMD Radeon HD 5870
DirectX: Version 11
Storage: 61 GB

4. Point Blank
Selepas berasal dari sepak terjang yang ada, bersama dengan pemindahan publisher yang nyaris menyingkirkan popularitasnya, hingga menuju ke tangan yang tepat. Point Blank yang kini di pegang kendali oleh Garena bisa memperkuat eksitensinya sebagai game PC FPS mudah paling banyak di mainkan di Asia tenggara.

Dengan game yang berbasiskan F2P (Free to Play) dan komunitas fanbase yang memadai banyak. Sang selaku pengembang Zepettto bisa mempopulerkan lagi game ini bersama dengan perubahan yang tidak terlampau berarti tetapi bersama dengan fitur yang tentu saja berbeda.

Microtransaction, yang di mana ini tetap jadi anggota yang tidak terlepas berasal dari Point Blank itu sendiri. Dengan varian senjata yang baru dan misi baru yang ada, memicu game ini terlampau seru di mainkan, lebih-lebih senjata yang di menawarkan berasal dari misipun terlampau menggiurkan.

System Requirements (Minimum)

OS: Windows System NT/2000/XP/7
Processor: Pentium 4 2.4 GHz / Athlon XP 2500+
RAM: 512 MB
Graphics: GeForce FX 5700/ Radeon9600
Storage: 1.5 GB

5. Far Cry 5
Sudah pernah dibahas di artikel sebelumnya. Far Cry 5 sebuah seri terbaik yang pernah di bikin oleh Ubisoft. Dengan daerah yang bersetting di dataran Amerika dan musuh bersama dengan pembawaan unik yang tentu saja jadi kekuatan tarik berasal dari seri – seri game Far Cry yang ada.

Dengan Map yang juga luas dan Side Mission yang memadai banyak, memicu game FPS offline ini memadai lama untuk diselesaikan. Selain itu juga, ciri khas berasal dari Far Cry adalah Ending yang terdiri berasal dari beberapa anggota yang di tiap-tiap bagian, mempunyai Ending yang menarik.

Gameplaynya nyaris serupa layaknya game Far Cry yang selama ini gamers kenal bersama dengan Eksplorasi sebagai kekuatan tarik, pastinya dan dunia di dalam seri Far Cry 5 yang terbilang memadai brutal berasal dari berbagai segi di tiap-tiap perjalanan yang ada.

System Requirements (Minimum)

OS: Windows 7 SP1, Windows 8.1, Windows 10 (64-bit)
Processor: Intel Core i5-2400 @ 3.1 GHz / AMD FX-6300 @ 3.5 GHz or equivalent
Memory: 8 GB RAM
Graphics: NVIDIA GeForce GTX 670 / AMD R9 270 (2GB VRAM)
DirectX: Version 9.0c
Storage: 40 GB

Acer Swift 3: Laptop Tipis Ringan bersama dengan Intel Core Generasi Ke-8

Acer Swift 3

Acer Swift 3: Laptop Tipis Ringan bersama dengan Intel Core Generasi Ke-8

Berbeda bersama dengan generasi sebelumnya, Acer Swift 3 (SF314) kali ini ada didalam dua varian prosesor terbaru dari Intel generasi ke delapan yakni Core i5 dan Core i7.

Acer Swift 3

Prosesor Intel generasi ke delapan ini mengusung fitur unggulan seperti platform yang disempurnakan, performa pengolahan grafis yang tinggi, content creator dan juga kapabilitas overclocking yang lebih baik.

Guna membantu kinerja dari prosesor, Swift 3 SF314 ini disokong SDRAM DDR4 berkapasitas 8GB. Soal grafis, Swift 3 disematkan kartu grafis NVIDIA GeForce MX150 2 GB GDDR5 VRAM.

Ultrabook Acer Swift 3 mempunyai desain yang tipis bersama dengan ketebalan 17.95 mm dan juga panjang dan lebar 388x234mm. Swift 3 juga mempunyai bobot yang memadai ringan raih 1.6 kg agar ringan dibawa bepergian.

Sebagai sumber tenaga, Acer Swift 3 disokong baterai berkapasitas 3220 mAh yang bisa digunakan sampai 10 jam pemakaian. Dengan pemberian software Acer True Harmony yang dipadukan bersama dengan dua buah speaker, mutu nada yang dihasilkan Acer Swift 3 ini makin lama jernih.

Menariknya, Swift 3 di dukung Cortana sebagai asisten digital yang bisa membantu penggunanya mengoperasikan notebook selanjutnya lewat pemberian suara.

Melalui teknologi MIMO yang terkandung pada notebook Acer Swift 3, Anda bisa merasakan koneksi internet 5 kali lebih cepat dibandingkan product notebook lainnya yang belum menggunakan teknologi tersebut.

Acer Swift 3 dibekali layar IPS 14 inci beresolusi Full HD (1920 x 1080p). Untuk penyimpanan, Swift 3 disempurnakan SSD berkapasitas 256 GB. Kedua varian baru Swift 3 ini mempunyai spesifikasi yang sama, bedanya terdapat pada prosesornya saja yakni Intel Core i3 dan Core i5.

Fitur Unggulan

Performa powerful bersama dengan pemberian prosesor Intel Core generasi ke delapan
Daya tahan baterai sampai 10 jam pemakaian
Grafis memukau bersama dengan pemberian Graphics Card MX150 2GB
Audio jernih dan berkualitas tinggi bersama dengan teknologi TrueHarmony
Acer Bluelight Shield
Sensor Fingerprint Acer Bio-Protection

Performa maksimal bersama dengan pemberian prosesor Intel Core Generasi Ke Delapan
Acer Swift 3 edisi baru ini ada didalam dua varian prosesor terbaru dari Intel generasi ke delapan yakni Core i5 dan Core i7.

Kedua varian prosesor ini bisa menambahkan kinerja maksimal. Prosesor Intel generasi ke delapan ini mengusung fitur unggulan seperti platform yang disempurnakan, performa gaming tinggi, content creator dan juga kapabilitas overclocking yang lebih baik.

Melalui platform yang disempurnakan seperti pemberian prosesor inti 6core dan desain motherboard terbaru, prosesor terbaru Intel ini bisa melibas aktivitas berat sama sekali seperti gaming, edit video dan lainnya.

Dibandingkan generasi sebelumnya, prosesor generasi ke delapan ini tawarkan kecepatan lebih baik kira-kira 25%, terutama saat bermain game seperti Gears of War 4.

Keluarga prosesor Intel Core 8 ini mempunyai kecepatan, akurasi, kekuatan, kompatibilitas format dan pembuatan dan konsumsi grafis berkualitas tinggi. Untuk edit video beresolusi 4K 360 derajat lebih cepat sampai 32%, lebih cepat dibandingkan bersama dengan generasi sebelumnya.

Kinerja mutlak bersama dengan overclocking. Intel Core 8ini mempunyai kapabilitas overclock tingkat tinggi, juga overclocking per core, rasio memori maks sampai 8.400 MT/s dan kontrol latency memori real-time.

Guna membantu kinerja dari prosesor, Swift 3 disokong SDRAM DDR4 berkapasitas 8 GB. Soal grafis, Swift 3 disematkan kartu grafis NVIDIA GeForce MX150 2 GB GDDR5 VRAM.

Desain stylish

Ultrabook Acer Swift 3 mempunyai desain yang tipis bersama dengan ketebalan 17.95 mm dan juga panjang dan lebar 388x234mm. Swift 3 juga mempunyai bobot yang memadai ringan raih 1.6 kg agar ringan dibawa bepergian.

Dari segi desain, Acer Swift 3 muncul elegan bersama dengan balutan material metal 100%. Setiap sudutnya mempunyai lekukan bulat sempurna dan simetris agar menambahkan penampilan klasik. Ditambah sentuhan anodized sandblasting agar ultrabook ini muncul premium.

Acer Swift 3 ini mengusung sebagian varian warna yakni sparkly silver, stellar blue dan sakura pink.

Grafis Memukau

Graphic card terbaru Nvidia ini mempunyai performa yang sangat baik bersama dengan teknologi yang serupa pada seri Geforce 1030 versi desktop yang terbukti berkinerja terbaik. GPU ini ada bersama dengan proses manufaktur yang serupa bersama dengan seri 1030.

Didukung VRAM sebesar 2GB GDDR5 dan mempunyai tenaga CUDA sebesar 384 agar menambahkan performa gaming memukau. Untuk konsumsi dayanya, kartu grafis ini memadai hemat cuma perlu 25W saja.

Disamping performa memukau, GPU ini mempunyai kecepatan 6Gbps. Dengan kartu grafis Nvidia MX150 2GB.

Audio jernih

Dengan pemberian software Acer True Harmony yang dipadukan bersama dengan dua buah speaker, mutu nada yang dihasilkan Acer Swift 3 ini makin lama jernih. Teknologi ini terlalu mungkin distorsi nada lebih kecil, bass yang lebih mendalam dan nada vokal yang lebih hidup.

Menonton film dan video musik menjadi lebih mengasyikan bersama dengan teknologi Acer True Harmony pada Acer Swift 3. Menariknya, Swift 3 di dukung Cortana sebagai asisten digital yang bisa membantu penggunanya mengoperasikan notebook selanjutnya lewat pemberian suara.

Baterai bertenaga

Sebagai sumber tenaga, Acer Swift 3 disokong baterai 4-cell Li-ion berkapasitas 3220 mAh. Baterai ultrabook ini memadai bertenaga agar bisa digunakan sampai 10 jam pemakaian.

Konektivitas kuat dan stabil
Untuk konektivitas, Acer Swift 3 disempurnakan Wi-Fi 802.11ac 2×2 bersama dengan teknologi MIMO. Dengan teknologi MIMO yang terkandung pada notebook Acer Swift 3, Anda bisa merasakan koneksi internet 5 kali lebih cepat dibandingkan product notebook lainnya yang belum menggunakan teknologi tersebut.

Anda bisa menggunakan akses internet yang sangat cepat untuk kebutuhan sehari-hari seperti menikmati fasilitas video streaming, mendownload dan mengupload file bahkan bermain game online.

Teknologi MIMO pada Acer Swift 3 tawarkan kecepatan download 3 kali lebih cepat agar Anda tak perlu cemas didalam mendownload file berukuran besar.

Teknologi Bluelight Shield

Untuk merawat mata saat menatap layar sangat lama, Acer menghadirkan teknologi Bluelight Shield pada Swift 3. Teknologi ini bisa mengontrol sinar biru yang digunakan untuk menampilkan gambar di layar notebook.

Acer Bluelight Shield bisa meredupkan emisi sinar biru yang sering mengakibatkan mata lelah ketika sangat lama menatap LCD atau biasa disebut Computer Vision Syndrome. Dengan pemberian software Quick Access, Anda bisa sesuaikan pengaturan Acer Bluelight Shield.

Sensor Fingerprint Acer Bio-Protection

Acer juga menambahkan fitur keamanan extra untuk Swift 3 bersama dengan sensor fingerprint Bio-Protection. Bio-Protection ada bersama dengan proses keamanan tingkat tinggi agar bisa merawat information para penggunanya. Cara mengaktifkan Bio-Protection memadai mudah.

Akses software Bio-Protection lantas daftarkan sidik jari yang Anda menginginkan lewat sensor fingerprint yang terdapat di antara touchpad. Kini Bio-Protection sudah bisa digunakan, memadai tempelkan sidik jari yang Anda inginkan, maka Anda bisa terhubung Swift 3 kembali.

Fitur pendukung lainnya

Acer Swift 3 dibekali layar IPS 14 inci beresolusi Full HD (1920 x 1080p). Swift 3 disempurnakan SSD berkapasitas 256 GB sebagai tambahan penyimpanan.

Ultrabook ini disempurnakan sebuah port USB 3.1 Type-C, dua buah port USB 3.0, satu port USB 2.0, 1 buah slot SD card, 1 port HDMI dan juga jack headphone dan mic. Untuk video conference, Swift 3 dibekali webcam Super high dynamic range imaging (SHDR). cara download video youtube di android

Untuk konektivitas, Acer Swift 3 disempurnakan Bluetooth BT 4.0. Selain itu, untuk membantu pemakaian didalam situasi gelap, Swift 3 juga sudah disempurnakan bersama dengan backlight keyboard untuk membantu aktivitas didalam berbagai situasi pencahayaan.

Strategi Transformasi Digital Melalui Pengolahan Data

Strategi Transformasi Digital Melalui Pengolahan Data

Microsoft Indonesia mengenalkan program belajar Data Science menggandeng PHI-Integration platform DQLab.id. Hal ini adalahwujud nyata Microsoft menolong bisnis untuk menambah performa, efektifitas, dan produktifitas untuk menjadi #datadriven.

Rangkaian “Data Science Enablement Program” dalam masa-masa 6 bulan dan dapat dibuntuti secara online dan offline dengan memakai metode belajar praktikal dan aplikatif.

Selama masa program, semua peserta bakal mempelajari pemakaian bahasa pemrograman R dan Python yang dikemas lewat project di dalam Azure Machine Learning Studio environment.

Dampak besar revolusi 4.0 pada industri

Era revolusi industri 4.0 yang menuju digitalisasi dan otomasi, menuntut pelaku industri guna cepat beradaptasi dengan perubahan. Mengutip analisa Mckinsey Global Institue, revolusi industri 4.0 ditebak akan memberikan akibat sangat besar dan luas, khususnya pada sektor industri.

Robot dan mesin akan tidak sedikit memproduksi data. Oleh karenanya, bagaimana teknik kita merespon dan meneliti data itu akan memprovokasi perkembangan usaha.

Feris Thia, Content Principal DQLab.id sekaligus pendiri PHI-Integration, melafalkan saat ini masih tidak sedikit pihak belum mengetahui proses pengolahan dan analisa data dengan tepat.

Bahasa “Coding R” tidak sedikit digunakan

“Tentu ada tidak sedikit cara menguji validitas data. Salah satu teknik paling efektif ialah dengan memakai R, dimana R ialah bahasa coding serupa statistik yang dapat dipakai intensif di Azure Machine Learning Studio”, jelas Feris dalam sesi onboarding Data Science Enablement Program di kantor Microsoft Indonesia (5/92018).

Ia menambahkan, R pun dapat menolong menyimpulkan data dan dapat menyaksikan langsung hasil output-nya tambah Feris. Mirisnya, di Indonesia sendiri akses guna mempelajari R masih paling terbatas.

“Banyak yang bertanya, saya mesti belajar R dimana? Kok berbahasa Inggris semua? Ada nggak berbahasa Indonesia supaya lebih gampang dipahami? Ada tidak yang serupa case di Indonesia? Pertanyaan-pertanyaan seperti tersebut sering saya temui di kalangan pelaku industri,” ungkap Feris.

Baru 7% organisasi miliki strategi digital

Tantangan berikut yang lantas memicu Microsoft Indonesia menggandeng PHI-Integration lewat pelajaran.id/ DQLab.id mengenalkan inisiatif Data Science Enablement Program. Program ini bertujuan menolong mengoptimalkan proses pembelajaran, pengolahan dan analisis data melewati studi permasalahan riil supaya dapat diimplementasikan secara langsung semua pelaku industri.

“Kami menyadari sampai saat ini masih tidak sedikit pihak yang belum mengetahui proses pengolahan dan analisis data dengan tepat. Berdasarkan keterangan dari hasil riset Microsoft dan IDC mula tahun ini, dari 79% organisasi di Indonesia yang tengah merasakan proses transformasi digital, melulu 7% mempunyai strategi transformasi digital secara menyeluruh,” ungkap Yos Vincenzo, Cloud and Enterprise Business Group Lead Microsoft Indonesia.

Yos menambahkan, Microsoft bareng PHI-Integration menghadirkan Data Science Enablement Progam supaya para pelaku Teknologi Informatika (TI) bisa lebih mengetahui pembagian segmen pelanggan, menganalisis sekian banyak  data, sampai mengolahnya menjadi model bisnis yang bisa menghasilkan pandangan baru untuk usaha.

Profesional TI sebagai transformator digital Indonesia

Pelatihan secara online maupun offline ini diinginkan dapat menambah performa, efektivitas dan produktivitas bisnis organisasi yang didorong data dan AI. AI akan menolong menciptakan penyelesaian inklusif untuk mengolah data yang tidak sedikit menjadi analisis yang lebih baik dan mengotomatisasi kegiatan sehingga lebih efektif dan efisien.

Pemahaman bakal ilmu ini dipercayai dapat mendorong lebih tidak sedikit lagi organisasi di Indonesia guna mempunyai strategi digital dan semua pelaku TI dipercayai menjadi hal utama menyukseskan transformasi digital Indonesia.

“Pendekatan DQLab ialah dataset real, dan terdapat code yang dapat langsung diperiksa secara realtime,” ungkap Feris. “Tujuan akhir dari pembelajaran program Data Science Enablement ini supaya pelaku industri dapat memahami customer segment, menganalisa sekian banyak  dataset, dan menciptakan model sampai-sampai dapat menghasilkan insight untuk bisnis”, tutup Feris.

Melalui inisiatif ini, Microsoft Indonesia dan DQLab.id bercita-cita dapat menjangkau misi membuat #datadriven business lewat pemanfaatan data secara optimal.

Pentingnya Pemenuhan Gizi 1000 Hari Pertama Guna Pencegahan Malnustrisi

Pentingnya Pemenuhan Gizi 1000 Hari Pertama Guna Pencegahan Malnustrisi

Masalah malnutrisi, tergolong stunting, sampai kini masih menjadi tantangan untuk anak-anak di dunia. Sekitar 162 juta anak berusia di bawah 5 tahun di semua dunia merasakan stunting dan 8,9 jutanya adalah anak Indonesia.

Anak yang seharusnya dapat menjadi generasi penerus bangsa malah mengalami faltering growth (gagal tumbuh) yang berujung pada malnutrisi dampak buruknya asupan nutrisi sekitar 2 tahun kesatu kehidupan.

Professor of International Nutrition, Head of MRC International Nutrition Group & Nutrition Theme Lead of London School of Hygiene & Tropical Medicine, UK, Prof Andrew Prentice menuliskan banyaknya permasalahan malnutrisi laksana stunting pada anak-anak balita adalahrefleksi masa mendatang suatu bangsa.

“Karena prosesnya yang kompleks, pendekatan multifaktorial mulai dari ketersediaan nutrisi yang memadai, sanitasi, hingga pendidikan tenaga kesehatan urgen untuk dilaksanakan untuk pencegahan,” katanya di Jakarta, Kamis (13/9/2018).

Prentice menambahkan, masalah malnutrisi juga diprovokasi oleh masalah kebersihan, sanitasi dan akses air bersih. Hal ini dominan pula guna kesehatan ibu hamil dan tumbuh kembang anak, sebab anak umur di bawah dua tahun rentan terhadap sekian banyak  infeksi dan penyakit.”

“Jika telah terjadi indikasi faltering growth, anak mesti segera mendapatkan bantuan berupa asupan nutrisi eksklusif yang tinggi bakal protein hewani dan kalori,” katanya.

Menurutnya, ini dilaksanakan guna memburu ketertinggalan pertumbuhan jasmani sekaligus keterampilan kognitifnya. Di samping itu, kebersihan, sanitasi dan akses air bersih pun tetap mesti dipertahankan untuk mengayomi anak dari penyakit yang dapat mengganggu pertumbuhannya.

Yang tidak kalah penting ialah pemeriksaan rutin perkembangan anak, supaya anak dapat segera dirujuk ke Puskesmas atau Rumah Sakit bilamana tidak dapat diatasi pada level Posyandu.

Malnutrisi adalahpermasalahan multidimensional sampai-sampai perlu adanya kerjasama yang lebih baik antara lembaga pemerintah, tenaga kesehatan, organisasi masyarakat, akademisi, sampai sektor swasta guna mengatasinya.

“Dengan adanya keterlibatan sekian banyak  sektor dan pemangku kepandaian untuk berkolaborasi diharapkan bisa mempercepat penurunan prevalensi stunting dan bentuk-bentuk tidak cukup gizi lainnya di Indonesia,” tambah Dr dr Damayanti, yang juga diamini oleh Prof. Prentice.

Dokter Anak Sub Spesialis Nutrisi dan Penyakit Metabolik Pada Anak, Dr. dr. Damayanti R. Sjarif, SpA(K) mengatakan, dalam pencegahan malnutrisi, pola santap sehat dan sebanding sangat dominan terhadap tumbuh kembang anak yang optimal.

“Waktu terbaik ialah mulai dari mula kehamilan sampai dua tahun kesatu kehidupan anak,” kata Damayanti.

Dikatakannya, mengerjakan pemantauan rutin perkembangan anak di posyandu adalahupaya yang paling strategis untuk mengawasi status gizi dan mendeteksi dini terjadinya gangguan perkembangan anak.

Head of Healthcare Nutrition Science Danone ELN Indonesia, Dr. Leilani Lestarina Muhardi, M.Sc M.Phil mengatakan, Nutricia Medical Nutrition berkomitmen guna menjadikan hari-hari ibu dan anak lebih berharga dengan menyokong pemenuhan nutrisi dalam 1000 hari kesatu kehidupan guna Indonesia yang sehat.

“Untuk itu, kami mengundang pakar guna berbagi informasi dan empiris bersangkutan deteksi dini malnutrisi dan menolong mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan nutrisi pada masa vital ini guna menghindari terjadinya faltering growth pada anak,” katanya.

Baca Juga:

Metode Pembelajaran dalam Pendidikan Agama Islam

Metode Pembelajaran dalam Pendidikan Agama Islam

Metode Pembelajaran dalam Pendidikan Agama Islam
Metode Pembelajaran dalam Pendidikan Agama Islam
Untuk menciptakan proses pembelajaran yang efektif, diperlukan adanya pendekatan atau metode. Pertama ekspositori, metode mengajar yang biasa digunakan dalam pengajaran ekspositori adalah metode ceramah dan demonstrasi. Kedua, pembelajaran dengan mengaktifkan siswa. Dalam metode ini siswa lebih banyak aktif, namun tidak berarti guru tinggal diam. Guru memberikan petunjuk, mengarahkan anak didik tentang apa yang harus dilakukan. Metode yang banyak digunakan dalam pembelajaran siswa aktif sebagai berikut:
a.  Tanya jawab
b.  Diskusi
c.  Pengamatan dan percobaan
d.  Pemecahan masalah
e.  Pemberian tugas.
Dalam perspektif Islam, ada beberapa metode yang dapat dikembangkan selain yang telah disebutkan di atas, yaitu:

1. Metode Dialog Qur’āni dan Nabawi

Metode dialog qur’āni dan nabawi adalah metode pendidikan dengan cara berdiskusi sebagaimana yang digunakan oleh Alquran dan atau hadis-hadis nabi. Metode ini, disebut pula metode khiwār yang meliputi dialog khitābi dan ta’abbudi (bertanya dan lalu menjawab); dialog deksriftif dan dialog naratif (menggambarkan dan lalu mencermati); dialog argumentatif (berdiskusi lalu mengemukakan alasan kuat); dan dialog Nabawi (menanamkan rasa percaya diri, lalu beriman). Untuk yang terakhir ini, (dialog Nabawi) sering dipraktekkan oleh sahabat ketika mereka bertanya sesuatu kepada Nabi saw.
Dialog qur’āni-nabawi merupakan jembatan yang dapat menghubungkan pemikiran seseorang dengan orang lain sehingga mempunyai dampak terhadap jiwa peserta didik. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, yakni;
a. permasalahan yang disajikan secara dinamis
b. peserta dialog tertarik untuk terus mengikuti jalannya percakapan itu
c. dapat membangkitkan perasaan dan menimbulkan kesan dalam jiwa
d. topik pembicaraan yang disajikan secara realistis dan manusiawi
Dapat dirumuskan bahwa dialog qur’āni-nabawi adalah metode pendidikan Islam yang efektif dalam upaya menanamkan iman pada diri seseorang, sehingga sikap dan perilakunya senantiasa terkontrol dengan baik.

2. Metode Kisah Qur’āni dan Nabawi

Metode kisah disebut pula metode “cerita” yakni cara mendidik dengan mengandalkan bahasa, baik lisan maupun tertulis dengan menyampaikan pesan dari sumber pokok sejarah Islam, yakni al-Qur’an dan Hadis.
Salah satu metode yang digunakan al-Qur’an untuk mengarahkan manusia ke arah yang dikehendakinya adalah dengan menggunakan cerita (kisah). Setiap kisah menunjang materi yang disajikan, baik kisah tersebut benar-benar terjadi maupun kisah simbolik.

Dalam al-Qur’an dijumpai banyak kisah, terutama yang berkenaan dengan misi kerasulan dan umat masa lampau. Muhammad Qutb berpendapat bahwa kisah-kisah yang ada dalam al-Qur’an dikategorikan ke dalam tiga bagian; pertama, kisah yang menunjukkan tempat, tokoh dan gambaran peristiwa; kedua, kisah yang menunjukkan peristiwa dan keadaan tertentu tanpa menyebut nama dan tempat kejadian; ketiga, kisah dalam bentuk dialog yang terkadang tidak disebutkan pelakunya dan dimana tempat kejadiannya.
Pentingnya metode kisah diterapkan dalam dunia pendidi-kan karena dengan metode ini, akan memberikan kekuatan psikologis kepada peserta didik, dalam artian bahwa; dengan mengemukakan kisah-kisah nabi  kepada peserta didik, mereka secara psikologis terdorong untuk menjadikan nabi-nabi tersebut sebagai uswah (suri tauladan).

Kisah-kisah dalam al-Qur’an dan hadis secara umum bertujuan memberikan pengajaran terutama kepada orang-orang yang mau menggunakan akalnya. Relevansi antara cerita (kisah) qur’āni dengan metode penyampaian cerita dalam lingkungan pendidikan ini sangat erat. Metode ini merupakan suatu bentuk teknik pnyampaian informasi dan instruksi yang amat bernilai, dan seorang pendidik harus dapat memanfaatkan potensi kisah bagi pembentukan sikap yang merupakan bagian esensial pendidikan qur’āni dan nabawi.

Cara pembenihan ikan lele

Cara pembenihan ikan lele

Cara pembenihan ikan lele

Terdapat dua segmen bisnis di dalam budidaya ikan lele, yakni bisnis pembesaran dan bisnis pembenihan. Para peternak pembesaran kebanyakan tidak membenihkan sendiri. Lebih praktis bagi mereka untuk belanja benih dari peternak benih. Karena bisnis pembenihan ikan lele perlu tingkat keterampilan dan ketelitian yang lebih tinggi.

Cara pembenihan ikan lele

Cara pemeliharaan dan perlakuan budidaya pembesaran berbeda dengan budidaya pembenihan. Akan lebih baik apabila peternak fokus terhadap tidak benar satu segmen bisnis tersebut. Setelah pada mulanya kami membicarakan segmen pembesaran ikan lele, kali ini kami bakal membicarakan cara pembenihan ikan lele. Untuk paham lebih jauh silakan lihat tetap artikel ini.

Seleksi indukan ikan lele
Memilih indukan untuk pembenihan ikan lele hendaknya dimulai sejak calon indukan masih berukuran sekitar 5-10 cm. Pilih ikan lele yang membawa sifat-sifat unggul seperti tidak cacat, punyai wujud tubuh yang baik, gerakannya lincah, pertumbuhannya paling cepat dibanding lainnya. Kemudian memelihara calon-calon indukan unggul selanjutnya di dalam kolam pemeliharaan tersendiri. Pemeliharaan calon indukan bakal lebih baik apabila diperlakukan lebih istimewa, dengan mengimbuhkan pakan memiliki kwalitas dan pengairan yang bagus.

Penyeleksian terhadap calon indukan untuk pembenihan ikan lele dilakukan tiap tiap 2 minggu sekali. Jangan lupa pisahkan berdasarkan ukuran sehingga tidak saling kanibal. Lakukan secara berkala hingga mendapatkan indukan yang terlalu baik. Ikan lele jantan mampu dijadikan indukan sesudah berumur 8 bulan, sedangkan untuk lele betina setidaknya berumur satu tahun. Bobot indukan yang baik setidaknya mencapai 0,5 kg.

Setelah calon-calon indukan cukup usia dan ukuran, pilih indukan-indukan yang nampak bugar, bebas penyakit dan wujud tubuh yang bagus untuk proses pemijahan. Indukan yang bakal dipijahkan sebaiknya dipelihara di dalam kolam khusus. Pisahkan antara jantan dan betina sehingga tidak berlangsung pembuahan diluar rencana.

Kolam tertentu berguna untuk memelihara calon induk hingga siap matang gonad. Berikan pakan dengan kualitas baik untuk mempercepat kematangan gonad. Jumlah pakan yang kudu diberikan terhadap calon induk setidaknya 3-5% dari bobot tubuhnya tiap tiap hari dan diberikan dengan frekuensi 3-5 kali sehari. Kepadatan kolam untuk pemeliharan indukan ini tidak boleh lebih dari 6 ekor per m2. Dari kolam ini indukan lele yang mencukupi kriteria matang gonad, diambil untuk dipijahkan.

Indukan betina yang udah matang gonad punyai tanda-tanda sebagai berikut:

Bagian perut membesar ke arah anus, apabila diraba tersa lembek
Apabila diurut bakal nampak telur berwarna hijau tua
Alat kelamin berwarna kemerahan dan nampak membengkak
Warna tubuh beralih jadi coklat kemerahan
Gerakannya lambat
Sedangkan untuk indukan jantan untuk pembenihan ikan lele hendaknya punyai tanda-tanda sebagai berikut:

Tubuhnya ramping
Alat kelaminnya memerah
Warna tubuh bakal nampak coklat kemerahan
Gerakannya lincah
Teknik pemijahan ikan lele
Pemijahan atau mengawinkan ikan untuk pembenihan ikan lele mampu dilakukan dengan beraneka metode, baik yang alami atau intensif. Pemijahan alami yakni perkawinan yang tidak perlu campur tangan manusia di dalam proses pembuahan sel telur dengan sperma. Sedangkan pemijahan intensif merupakan proses perkawinan yang perlu intervensi manusia di dalam proses pembuahannya. Terdapat lebih dari satu cara terkenal yang biasa dipakai untuk memijahkan ikan lele secara intensif, yaitu:

Penyuntikan hipofisa
Penyuntikan hormon buatan
Pembuahan in vitro (dalam tabung)
Untuk paham secara lebih cermat mengenai teknik-teknik di atas, silakan baca artikel cara pemijahan ikan lele.

Pemeliharaan larva
Dari proses pemijahan bakal dihasilkan larva ikan yang kudu dibesarkan di dalam langkah pembenihan ikan lele selanjutnya. Pisahkan larva dari induknya. Kualitas air kolam untuk pemeliharaan larva kudu terjaga. Usahakan ada aerasi dengan aerotor untuk menyuplai oksigen. Suhu kolam kudu dipertahankan terhadap kisaran 28-29oC. Pada suhu di bawah 25oC, kebanyakan bakal terbentuk bintik putih terhadap larva yang mengakibatkan kematian massal.

Apabila berlangsung pergantian suhu, usahakan tidak berlangsung secara ekstrim. Perubahan suhu kolam sebaiknya tidak berfluktuasi lebih dari 1oC. Banyak larva yang tidak mentolerir suhu yang berubah-ubah.

Hal mutlak lainnya adalah menjaga kebersihan kolam. Bersihkan kolam dari kotoroan dan sisa pakan dengan spons. Kotoran dan sisa pakan mampu mengakibatkan gas amonia yang mampu mengakibatkan kematian larva.

Larva masih membawa persediaan makanan di dalam dirinya, jadi tidak kudu diberi pakan hingga 3-4 hari. Setelah persediaan makanannya habis, larva kudu langsung diberi pakan. Pakan mampu berwujud kuning telur yang udah direbus. Ambil anggota kuningnya, lumat hingga halus dan campurkan dengan 1 liter air bersih. Larutan selanjutnya cukup untuk 100.000 ekor larva.

Setelah larva berumur satu minggu, berikan pakan berpa cacing sutera (Tubifex sp.). Cacing ini punya nilai gizi tinggi dan disukai benih ikan yang baru tumbuh. Pakan berwujud cacing ini meringankan perawatan, karena mampu hidup di dalam air dan tidak mengotori kolam. Sehingga meminimalkan resiko keracunan akibat sisa pakan yang membusuk.

Cacing sutera diberikan hingga larva berumur 3 minggu atau berukuran 1-2 cm. Setelah itu, larva mampu dikatakan udah jadi benih ikan dan siap diberi pelet yang berwujud tepung.

Pendederan benih
Pendederan adalah suatu tahapan untuk membebaskan benih ikan ke tempat pembesaran sementara. Proses pendederan merupakan tidak benar satu tahapan mutlak di dalam pembenihan ikan lele. Tempat pendederan kebanyakan berwujud kolam kecil dengan pengaturan lingkungan yang ketat. Tahapan ini dibutuhkan karena benih ikan masih rentan terhadap serangan hama, penyakit dan pergantian lingkungan yang ekstrem. Benih ikan didederkan hingga siap untuk ditebar di kolam budidaya yang lebih luas.

a. Menyiapkan kolam pendederan
Kolam pendederan untuk pembenihan ikan lele mampu berwujud kolam tanah, kolam semen atau kolam dari terpal. Tidak ada patokan luasan yang dianjurkan untuk kolam pendederan. Namun lebih baik tidak terlalu luas, sehingga lebih mudah dikontrol, apabila ukuran 2×3 atau 3×4 m dengan kedalaman kolam 0,75-1 meter. Kolam selanjutnya termasuk kudu memungkinkan di pasangi peneduh seperti paranet, untuk menghindari kematian benih karena terik matahari di musim kemarau.

Dalam mempersiapkan kolam pendederan, perhatikan dengan seksama saluran masuk dan nampak pintu air. Gunakan jaring yang halus sehingga benih tidak mampu melintas saluran air dan tidak ada hama dari luar yang terbawa masuk ke kolam. Lakukan pengeringan kolam sebelum digunakan. Lebih baik apabila kolam dijemur untuk menghalau bibit penyakit yang bisa saja tersisa dari kegiatan sebelumnya. Khusus untuk style kolam tanah yang bakal digunakan untuk pembenihan ikan lele, laksanakan pengolahan tanah dan pemupukan dasar kolam.

Pengisian air kolam untuk pembenihan ikan lele, hendaknya dilakukan secara bertahap. Pada langkah awal isikan kolam dengan kedalaman 20-30 cm. Hal ini mengingat benih ikan masih terlalu kecil, apabila kolam terlalu di dalam benih selanjutnya bakal ada masalah untuk berenang ke atas dan mengambil alih oksigen dari udara. Setelah benih membesar tambahkan kedalaman kolam secara bertahap, menyesuaikan dengan ukuran benih ikan.

b. Pelepasan benih
Benih ikan lele udah mampu dipindahkan ke kolam pendederan sesudah berumur 3 minggu dihitung sejak menetas di tempat pemijahan. Atau, sekitar berukuran panjang 1-2 cm. Kepadatan tebar benih lele berkisar 300-600 ekor per m2.

Benih ikan yang masih kecil terlalu sensitif terhadap pergantian lingkungan yang ekstrim. Oleh karena itu, memindahkan benih ikan ke kolam pendederan kudu kehati-hatian. Caranya, Gunakan wadah atau ember plastik, kemudian isikan dengan dari kolam asal hingga penuh. Ambil benih ikan menggunakan jaring yang halus, lalu masukkan ke di dalam wadah tadi.

Setelah wadah terisi penuh, angkat dan pindahkan wadah selanjutnya ke kolam pendederan. Kemudian miringkan, sehingga air di dalam wadah menyatu dengan air kolam pendederan. Diamkan sejenak dan biarkan benih ikan berenang nampak dengan sendirinya dari di dalam wadah.

c. Pemberian pakan pembenihan ikan lele
Ketika benih masih berukuran 1-2 cm, menggunakan tepung pelet yang punyai kadar protein lebih dari 40 persen, karena terhadap usia selanjutnya benih lele perlu banyak protein untuk perkembangan. Jenis pakan yang diberikan mampu berwujud pelet style PSC atau pakan udang DO-A. Pemberian pakan style ini kudu teliti, karena pakan bakal tenggelam dan menumpuk di dasar kolam. Penumpukan sisa pakan bakal membentuk amonia yang beresiko bagi benih ikan. Selanjutnya benih ikan mampu dipindahkan ke kolam pendederan benih.

Apabila ikan udah mencapai ukuran 2-3 cm berikan pakan F999 atau PF1000, atau style pelet yang berwujud butiran kecil. Berikan pakan ini setidaknya hingga benih berukuran 4-6 cm. Pada prinsipnya, ukuran pakan kudu sesuai dengan bukaan mulut benih ikan.

Pakan diberikan dengan frekuensi 4-5 kali sehari. Waktu pertolongan pakan mampu dilakukan terhadap pagi, siang, sore dan malam hari. Karena ikan lele style binatang nokturnal atau aktif dimalam hari, hendaknya porsi pertolongan makan terhadap malam hari lebih besar. Lamanya proses pendederan berkisar 5-6 minggu atau hingga benih ikan lele berukuran 5-7 cm.

Panen pembenihan ikan lele
Pembenihan ikan lele memakan pas 8-9 minggu sejak benih menetas. Ukuran benih lele siap panen berkisar 5-7 cm. Cara pemanenan dilakukan dengan mengeringkan air kolam pelan-pelan hinga ikan berkumpul terhadap titik yang di dalam atau saluran kemalir. Kemudian ambil ikan dengan jaring yang halus. Lakukan pengambilan ikan dengan hati-hati, karena benih selanjutnya masih rentan apabila mengalami luka terhadap permukaan tubuhnya. Tampung benih ikan di dalam wadah yang udah diisi dengan air dari kolam yang serupa sehingga ikan tidak mengalami stres.

Hal terakhir namun mutlak di dalam pembenihan ikan lele, adalah mempersiapkan konsumen bagi benih yang udah siap panen. Karena apabila pas panen terlambat karena benih belum ada pembelinya, peternak kudu menanggung biaya pemeliharaan ekstra. Pada ujungnya, makin lama panen tertunda bakal makin tidak tebal marjin yang bakal di terima peternak.

sumber : https://www.budidayaternak.com/

Membuat fasilitas tanam sayuran dalam polybag

Membuat fasilitas tanam sayuran dalam polybag

Membuat fasilitas tanam sayuran dalam polybag

Media tanam merupakan tidak benar satu faktor penting yang sangat memilih dalam kegiatan bercocok tanam. Media tanam dapat memilih baik buruknya pertumbuhan tanaman yang pada kelanjutannya mempengaruhi hasil produksi. Jenis-jenis fasilitas tanam sangat banyak dan beragam. Apalagi bersama dengan berkembangnya beragam metode bercocok tanam, seperti hidroponik dan aeroponik.

Membuat fasilitas tanam sayuran dalam polybag

Setiap model tanaman perlu cii-ciri dan karakteristik fasilitas tanam yang berbeda. Misalnya, tanaman buah perlu cii-ciri fasilitas tanam yang berbeda bersama dengan tanaman sayuran. Tanaman buah perlu fasilitas tanam yang solid sehingga dapat menolong pertumbuhan tanaman yang relatif lebih besar, selagi model tanaman sayuran daun lebih perlu fasilitas tanam yang gembur dan gampang ditembus akar.

Nah, kali ini kita dapat membahas fasilitas tanam yang biasa digunakan untuk budidaya sayuran organik dalam polybag ataupun pot. Bahan-bahan yang digunakan merupakan bahan yang banyak tersedia di alam dan dapat dilaksanakan sendiri. Cara yang dapat kita uraikan cocok digunakan untuk budidaya tanaman organik gara-gara tidak gunakan tambahan pupuk kimia, pestisida, herbisida, dan obat-obatan lainnya.

Syarat fasilitas tanam yang baik
Media tanam miliki kegunaan untuk menolong tanaman, beri tambahan nutrisi dan menyediakan area bagi akar tanaman untuk tumbuh dan berkembang. Lewat fasilitas tanam tumbuh-tumbuhan mendapatkan beberapa besar nutrisinya. Untuk budidaya tanaman dalam wadah pot atau polybag, fasilitas tanam dibikin sebagai pengganti tanah. Oleh gara-gara itu, mesti dapat menggantikan kegunaan tanah bagi tanaman.

Media tanam yang baik mesti miliki sifat-sifat fisik, kimia dan biologi yang cocok bersama dengan keperluan tanaman. Secara umum, fasilitas tanam yang baik mesti miliki syarat-syarat sebagai berikut:

Mampu menyediakan ruang tumbuh bagi akar tanaman, sekaligus termasuk dapat menolong tanaman. Artinya, fasilitas tanam mesti gembur sehingga akar tanaman dapat tumbuh baik dan sempurna, dapat namun tetap memadai solid memegang akar dan menolong batang sehingga tidak roboh. Apabila fasilitas sangat gembur, pertumbuhan akar dapat leluasa namun tanaman dapat sangat gampang tercerabut. Sebaliknya seumpama sangat padat, akar dapat ada problem untuk tumbuh.
Memiliki porositas yang baik, artinya dapat menyimpan air sekaligus termasuk mempunyai drainase (kemampuan mengalirkan air) dan aerasi (kemampuan mengalirkan oksigen) yang baik. Media tanam mesti dapat menjaga kelembaban tanah namun mesti dapat membuang berlebihan air. Media tanam yang porous mempunyai rongga kosong antar materialnya. Media selanjutnya selanjutnya isa ditembus air, sehingga air tidak tergenang dalam pot atau polybag. Namun disisi lain ronga-rongga selanjutnya mesti dapat menyerap air (higroskopis) untuk disimpan sebagai cadangan dan menjaga kelembaban.
Menyediakan unsur hara yang memadai baik makro maupun mikro. Unsur hara sangat penting bagi pertumbuhan tanaman. Unsur hara ini dapat dihidangkan dari pupuk atau kegiatan mikroorganisme yang terkandung dalam fasilitas tanam.
Tidak mengandung bibit penyakit, fasilitas tanam mesti bersih dari hama dan penyakit. Hama dan penyakit yang terkandung dalam fasilitas tanam dapat menyerang tanaman dan membuat kematian pada tanaman. Media tanam tidak mesti steril gara-gara banyak mikrooganisme tanah yang sebenarnya sangat berguna bagi tanaman, namun mesti higienis dari bibit penyakit.

Bahan-bahan fasilitas tanam organik
Ada banyak ragam material yang dapat dimanfaatkan untuk membuat fasilitas tanam mulai dari yang alami sampai yang sintetis. Namun dalam kesempatan kali ini kita hanya dapat menghambat pada beberapa bahan organik yang banyak tersedia di alam, murah dan gampang pembuatannya.

a. Tanah (bahan utama)
Tanah yang baik untuk fasilitas tanam sebaiknya diambil dari lapisan anggota (top soil). Secara lazim terkandung dua model tanah yaitu yang mesti diperhatikan yaitu tanah pasir dan tanah lempung. Tanah yang berpasir miliki kapabilitas drainase yang baik, cepat mengalirkan air namun kelemahannya tanah selanjutnya tidak baik dalam menyimpan air sebagai cadangan. Sedangkan tanah lempung lebih susah ditembus oleh air sehingga dapat membuat air tergenang dalam fasilitas tanam. Tanah yang baik untuk fasilitas tanaman tidak sangat berpasir dan tidak sangat lempung, melainkan mesti gembur.

b. Kompos atau humus
Kompos merupakan bahan organik yang berguna sebagai penyedia unsur hara bagi tanaman. Kompos yang digunakan untuk fasilitas tanam adalah kompos padat, silahkan baca model dan karakteristik pupuk kompos. Hampir seluruh model kompos padat dapat digunakan sebagai bahan baku fasilitas tanam.

Penambahan bahan-bahan organik seperti kompos atau humus pada fasilitas tanam dapat melakukan perbaikan struktur fisik tanah dan menaikkan kapasitas tukar kation. Kompos yang ditambahkan sebaiknya berwujud kompos yang telah matang. Kompos yang belum matang berpotensi mendatangkan hama dan penyakit. Selain itu unsur haranya susah diserap tanaman gara-gara belum terurai secara penuh.

Selain kompos, dapat termasuk gunakan humus yang didapatkan dari hutan. Tanah humus miliki kadar unsur hara yang tinggi. Bila wilayah anda dekat bersama dengan hutan, tanah humus dapat dicari bersama dengan mudah. Tempat-tempat paling baik adalah disekitar tanaman pakis-pakisan.

Unsur bahan organik lain termasuk dapat digunakan sebagai pengganti kompos atau humus seperti pupuk kandang atau pupuk hijau. Hanya saja mesti digarisbawahi, sebaiknya gunakan pupuk kandang atau hijau yang telah matang benar dan teksturnya telah berwujud granul seperti tanah. Penggunaan pupuk kandang yang belum matang beresiko mempunyai hama dan panyakit pada tanaman.

c. Arang sekam atau sabut kelapa
Arang sekam merupakan hasil pembakaran tak prima dari sekam padi. Arang sekam berguna untuk menaikkan kapasitas porositas tanah. Penambahan arang sekam pada fasilitas tanam dapat melakukan perbaikan struktur fasilitas tanam gara-gara mempunyai partikel-partikel yang berpengaruh pada pergerakan air, udara dan memelihara kelembaban.

Manfaat arang sekam adalah dapat menetralisir keasaman tanah, menetralisir racun, menaikkan daya ikat tanah pada air, merangsang pertumbuhan mikroba yang untung bagi tanaman, menjadikan tanah gembur sehingga melakukan perbaikan drainase dan aerasi tanah. Arang sekam lebih baik dibanding sekam padi, gara-gara arang sekam telah mengalami pembakaran yang dapat menghalau bibit penyakit atau hama yang bisa saja saja terikut.

Selain arang sekam, dapat termasuk digunakan sisa-sisa sabut kelapa (coco peat). Sabut kelapa mempunyai cii-ciri seperti arang sekam. Media tanam sabut kelapa cocok digunakan di area yang kering bersama dengan curah hujan rendah. Sabut diambil dari anggota kulit kelapa yang telah tua.

Cara membuat fasilitas tanam organik
Berikut ini cara-cara membuat fasilitas tanam polybag atau pot bersama dengan gunakan bahan baku yang telah diterangkan di atas. Untuk membuat fasilitas tanam yang baik dibutuhkan unsur tanah, bahan pengikat atau penyimpan air dan penyedia unsur hara. Bahan baku yang dapat digunakan dalam tutorial selanjutnya adalah tanah top soil, kompos dan arang sekam. Berikut langkah-langkahnya:

Siapkan tanah yang terlihat gembur dan subur, lebih baik diambil dari anggota paling atas. Kemudian ayak tanah selanjutnya sampai jadi butiran-butiran halus. Usahakan tanah dalam situasi kering sehingga tidak menggumpal. Tanah yang menggumpal dapat membuat bahan-bahan tidak tercampur bersama dengan merata.
Siapkan kompos yang telah matang, dapat dari model kompos biasa, bokashi atau kompos takakura. Ayak kompos atau humus selanjutnya sehingga jadi butiran halus.
Siapkan arang sekam, silahkan baca cara membuat arang sekam.
Campurkan tanah, kompos, dan arang sekam dalam sebuah wadah. Komposisi campuran adalah 2 anggota tanah, 1 anggota kompos dan 1 anggota arang sekam (2:1:1). Aduk sampai merata.
Siapkan pot atau polybag, masukkan campuran selanjutnya kedalamnya. Media tanam telah siap digunakan.
Sekadar catatan, ketiga bahan baku selanjutnya dapat termasuk dicampur bersama dengan komposisi 1:1:1 atau 2:1:1. Mana yang paling baik bagi Anda, sudah pasti bergantung dari model tanaman dan ketersediaan sumber daya. Mengenai hasil, beberapa penelitian memperlihatkan hal yang berbeda. Lebih baik mencobanya secara try plus error.

Media tanam sangat berguna seumpama kita menghendaki menanam sayuran dalam polybag atau pot. Metode seperti ini cocok diterapkan di lahan yang terbatas atau lahan sempit.

Kewirausahaan Sejak Dini

Kewirausahaan Sejak Dini

Kewirausahaan Sejak Dini
Kewirausahaan Sejak Dini
Kajian menarik tentang kewirausahaan disampaikan tiga orang yang berkompeten, yaitu CEO PT Graha Layar Prima (pendiri Blitzmegaplex) Ananda Siregar, pakar kepribadian sekaligus Presiden Direktur Lembaga Pendidikan Duta Bangsa Mien Rachman Uno, dan Presiden Direktur Kiroyan Kuhon Partners/PT Komunikasi Kinerja, Noke Kiroyan.
Gambaran singkatnya, menanamkan jiwa kewirausahaan adalah dengan melakukan perubahan mental dan sikap yang dapat dilakukan sejak dini, tanpa mempertentangkan apakah kemampuan berwirausaha itu berkat bakat (terlahir) atau hasil pendidikan (terdidik). Selain itu, pendidikan dapat menjadi faktor pendorong kesuksesan berwirausaha atau sebaliknya.


Kewirausahaan Dibina sejak Dini Dibutuhkan Perubahan Mental Jakarta, Kompas – Jiwa kewirausahaan atau entrepreneurship dapat dibina atau ditanamkan sejak kecil. Kewirausahaan lebih kepada menggerakkan perubahan mental. Tidak perlu dipertentangkan apakah kemampuan wirausaha itu berkat bakat (terlahir) atau hasil pendidikan (terdidik). Demikian antara lain terungkap dalam Parenting Seminar yang diselenggarakan Universitas Paramadina, Sabtu (1/3). Hadir sebagai pembicara, CEO PT Graha Layar Prima (pendiri Blitzmegaplex) Ananda Siregar, pakar kepribadian sekaligus Presiden Direktur Lembaga Pendidikan Duta Bangsa Mien Rachman Uno, dan Presiden Direktur Kiroyan Kuhon Partners/PT Komunikasi Kinerja, Noke Kiroyan.

Mien Uno mengatakan, untuk menjadi wirausahawan andal, dibutuhkan karakter seperti pengenalan terhadap diri sendiri (self awareness), kreatif, mampu berpikir kritis, mampu memecahkan permasalahan (problem solving), dapat berkomunikasi, mampu membawa diri di berbagai lingkungan, menghargai waktu (time orientation), empati, mau berbagi dengan orang lain, mampu mengatasi stres, dapat mengendalikan emosi, dan mampu membuat keputusan. Karakter-karakter tersebut dapat dibentuk melalui pendidikan sejak dini. ”Untuk mendidik anak menjadi seorang wirausahawan tidak dalam hitungan satu, dua, dan tiga, melainkan sebuah proses panjang. Dalam proses tersebut, orangtua perlu mengambil peranan,” ujarnya. Orangtua perlu menyupervisi anak dengan memberikan contoh yang baik dan menjaga agar ucapan sama dengan tindakan. Selain itu, orangtua ikut memotivasi anak, mengevaluasi mereka, dan memberikan apresiasi atas kerja keras anak. Selama proses tersebut, orangtua dapat mengamati kecenderungan sang anak.

Perubahan mentalHal senada diungkapkan Noke Kiroyan. Bagi Noke, kewirausahaan lebih soal menggerakkan perubahan mental. Dia sendiri berpendapat tidak perlu dipertentangkan kewirausahaan itu sesuatu yang dapat dipelajari atau didapatkan sebagai bakat secara genetis. Pada dasarnya, apa yang disebut ”bakat” sebetulnya dapat saja merupakan pengaruh lingkungan dan hasil pendidikan. Pendidikan, bagi sebagian orang, bisa menjadi faktor pendorong kesuksesan berwirausaha atau sebaliknya.
”Seseorang tidak perlu predikat sarjana untuk menjadi pengusaha, tetapi dengan latar belakang pendidikan akademik, saya menduga banyak peluang akan terbuka karena lebih luas wawasannya dalam melihat peluang,” ujarnya. Sebaliknya, kata Noke, dengan pendidikan tinggi, seseorang dapat saja malah enggan mengambil risiko. Dalam pendidikan bisnis, misalnya, individu justru belajar menghindari risiko. Padahal, kewirausahaan itu sangat identik dengan mengambil risiko, menciptakan hal-hal baru, baik berupa produk, proses, atau cara pandang baru, serta melihat peluang yang belum dilihat orang lain.

Negara berkembang justru potensial sebagai tempat mengembangkan kreativitas dan usaha-usaha baru. Terlebih lagi, Indonesia sangat kaya akan potensi sumber daya, baik alam, budaya, maupun manusia. Pengusaha muda Ananda Siregar meyakini, kewirausahaan diawali dengan sikap (attitude). Individu harus memiliki keyakinan bahwa tak ada yang mustahil.
”Yang dibutuhkan ialah sikap can do. Menjadi wirausahawan lebih merupakan cara pandang, pikir, dan sikap bahwa semua hal dapat dipelajari. Kewirausahaan tidak sekadar keterampilan teknis,” ujarnya. Semasa Ananda kecil, sang ayah suka bercerita tentang kesuksesan dan keberanian para pengusaha membangun bisnisnya.

Guru TK Terbitkan Buku Pengalaman Menulis Keluarga

Guru TK Terbitkan Buku Pengalaman Menulis Keluarga

Guru TK Terbitkan Buku Pengalaman Menulis Keluarga

Mempunyai tiga anak yang bahagia menulis dan udah menerbitkan buku pasti jadi pengalaman tersendiri. Bagaimana ikhtiarnya sebabkan sebuah tulisan sampai sukses dimuat fasilitas massa mengerti memyimpan kisah yang menarik. Pengalaman itu dirangkum dengan model bhs simple oleh kedua orangtuanya dan dijadikan jadi sebuah buku.

Guru TK Terbitkan Buku Pengalaman Menulis Keluarga

Jamilatun Heni Marfu’ah, guru TK IT Nurul Fikri Sidoarjo dan suaminya, Joko Susanto, gigih untuk mengenalkan dunia baca tulis kepada putra-putrinya. Baginya, mengenalkan aktifitas membaca dan menulis adalah salahsatu tugas mulia bagi tiap tiap orangtua. Pengalamannya bertahun-tahun kompak berlatih menulis dengan anak ditulisnya didalam sebuah buku. Belum lama ini, buku berjudul Kisah Inspiratif Keluarga Penulis itu udah terbit.

Buku bersampul merah itu lebih dari satu besar berisi pengalaman langsung atau kisah nyata kedua penulis dan keluarganya didalam mengupayakan jadi penulis. “Isinya tidak cuma kabar gembira kita didalam menulis tapi juga pengalaman kegagalan. Pernah satu hari, kita dan anak kompak mendapat surat penolakan dari penerbit,” mengerti Joko.

“Namun, kita menegaskan pada anak kita bahwa kecuali penolakan ini sebabkan kita putus asa dan menyerah, maka nggak usah mimpi jadi penulis lagi,” tambahnya mengenang. “Alhamdulillah, anak-anak konsisten dan konsisten berlatih menulis walaupun dengan gayanya masing-masing,” mengerti Jamilatun H.Marfu’ah yang juga Kepala TK IT Nurul Fikri Sukodono Sidoarjo.

Menurut pemahaman keluarga ini, barang siapa dapat jadi penulis. “Menurut para penulis senior, sesungguhnya menulis merupakan sebuah keterampilan. Kapan saja, di mana saja, dan siapa saja dapat melakukannya walaupun tidak punyai latar belakang khusus pengetahuan kepenulisan,” terang Joko. “Maka kita inginkan mencobanya.”

Alasan menulis bagi Joko dan Heni adalah untuk memotivasi anak-anaknya agar dapat menuangkan gagasan didalam wujud tulisan. Setelah anak-anaknya pulang dari suatu kesibukan menarik umpama outbond di luar kota, kebanyakan orangtua mendengarkan cerita pengalaman dengan seksama. “Kadangkala kita berpesan, kapan-kapan ditulis ya, soalnya bagus sekali ceritanya, sayang kecuali hilang begitu saja,” ujar Heni berbagi kiatnya.

Embrio buku ini berawal dari permintaan lebih dari satu kawan untuk membagi cerita atau pengalaman kepenulisan keluarga kami. Meskipun tidak banyak. Utamanya kisah nyata berkenaan anaknya didalam belajar menulis. Ada juga berkenaan ikhtiar mereka yang mengirim tulisan sampai dimuat di fasilitas massa. Banyaknya pertanyaan yang sering terulang pada lebih dari satu kesempatan memotivasinya untuk menjawabnya melalui sebuah buku. Agar dapat lebih luas.

Untuk Mengasah Keterampilan

Terbitnya buku berjudul Kisah Inspiratif Keluarga Penulis itu dikehendaki ikut menebarkan virus menulis. Salahsatu wujud kepedulian adalah penyadaran melalui tulisan. Pada tahap inilah tanggung jawab seorang penulis dipertanyakan. Keseharian kehidupan manusia diselingi dengan beraneka persoalan. Apapun bentuknya. Detik demi detik, beraneka kasus nyaris senantiasa berganti. Mulai dari urusan pribadi, keluarga sampai negara. Bahkan tidak jarang beraneka kasus seakan jadi berlarut-larut.

Buku ini diawali kisah berjudul Sabtu Pagi di Kantor Pos. Dituliskan bahwa belasan orang tampak antri di kantor pos kecamatan. Mereka berkunjung kepagian walaupun loket pos baru diakses pukul setengah delapan. Menilik kartu atau lembaran kertas yang mereka pegang menandakan lebih dari satu besar bakal membayar beraneka angsuran. Mulai biaya listrik, air minum, pajak, kredit sepeda motor, barang elektronik atau beraneka cicilan yang wajib dibayar bulanan. Hari itu anaknya yang masih kelas II SD berkenan menyita wesel atas honor menulisnya.

https://www.ruangguru.co.id/ “Buku ini kita tulis dengan bhs dan ulasan yang sederhana, ringan. agar ringan dipahami. Buku ini dimaksudkan untuk membantu para orangtua dan guru agar bersama-sama meyakini bahwa menulis itu dapat konsisten dipelajari,” pungkas Joko.

“Kami belumlah apa-apa, tapi semoga yang simple ini khususnya memotivasi kita untuk lebih berkarya lagi,” ingin Heni yang merupakan alumnus Universitas Brawijaya Malang ini.

Jadi guru hebat, siapa takut?

Jadi guru hebat, siapa takut

Jadi guru hebat, siapa takut?

Di era globalisasi ini, guru jadi tumpuan untuk menyiapkan anak bangsa supaya sanggup beradu di dunia luar. Guru sebagai garda terdepan di dalam menyiapkan anak bangsa mesti mulai membuat perubahan paradigmanya. Lebih berfikir kritis, terbuka, dan tetap berkembang untuk jadi guru yang “hebat”.

Jadi guru hebat, siapa takut

Di era kini, guru yang “apa adanya” tidak ulang sanggup membanggakan diri, gara-gara guru “hebat”-lah yang sanggup diandalkan untuk memenuhi tuntutan zaman yang mengharuskan peningkatan di dalam mutu pendidikan.

Menurut Dr. Amirulloh Syarbini, M.Ag. di dalam bukunya, guru “hebat” adalah guru yang profesional di bidangnya. Untuk jadi guru hebat, seorang guru mesti membekali dirinya bersama dengan beragam kecakapan khusus yang biasa dikenal bersama dengan istilah kompetensi. Dengan miliki beragam kompetensi itulah nantinya diharapkan guru sanggup bertindak secara profesional di dalam lakukan pekerjaannya.

Bagaimana langkah supaya sanggup jadi guru “hebat”? Buku karya dosen Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung ini, menjawab pertanyaan para guru bersama dengan menyajikan trik-trik rahasia yang sanggup dijadikan anjuran di dalam rangka membekali diri untuk jadi guru “hebat”.

Buku ini dibagi jadi tujuh bab. Pada bab pertama, penulis menguraikan perihal kompetensi yang mesti dikuasai guru. Selain menguasai 4 kompetensi yang sudah dikenal, yakni kompetensi kepribadian, kompetensi pedagogik, kompetensi profesional, dan kompetensi sosial, tak kalah pentingnya guru pun diharuskan menguasai keahlian bicara dan menulis.

Keahlian bicara yang dimaksud adalah keahlian sebagai pembicara publik (public speaker), tetapi keahlian menulis yang diuraikan di dalam buku ini adalah perihal menulis buku dan artikel di fasilitas massa. Kebanyakan guru mengupayakan menghindari ke dua keahlian tersebut, gara-gara dianggap sukar untuk dilakukan.

Oleh gara-gara itulah terhadap Bab 2, penulis menuturkan rahasia untuk jadi ahli public speaking yang diuraikan secara mendetail berasal dari pengertian, unsur-unsur, hingga dahsyatnya kemampuan public speaking serta urgensi public speaking untuk guru. Dilanjut terhadap Bab 3 yang mengupas perihal inti berasal dari public speaking, yakni teknik-teknik dahsyat supaya jago di dalam public speaking. Dilengkapi terhadap Bab 4 bersama dengan kiat-kiat rahasia untuk menangani kegelisahan bicara di depan umum.

Bab paling akhir yang mengupas public speaking adalah Bab 5 yang memberikan gambaran perihal 15 butir terlarang bagi pembicara publik. Hal-hal yang disampaikan di sini beberapa merupakan penegasan berasal dari yang sudah dikemukakan terhadap bab-bab sebelumnya.

Bab 6 dan 7 mengungkap rahasia guru hebat berikutnya, yakni perihal menulis buku dan artikel di fasilitas massa. Walaupun tak serinci pembahasan perihal public speaking, namun penjelasan perihal menulis buku dan artikel ini, serasa cukup bagi pembaca untuk menaikkan wawasan perihal budaya menulis yang sebenarnya masih benar-benar tidak cukup di Indonesia.

Disajikan pula kiat-kiat berhasil menulis buku best seller (halaman 157 – 166). Menulis buku best seller merupakan dambaan dan kebanggaan bagi setiap penulis. Yang paling akhir penulis mengupas perihal penulisan artikel yang merupakan salah satu bentuk karya tulis ilmiah sebagai bentuk pengembangan profesi guru.

Kedua pembahasan perihal keterampilan menulis tersebut membuka mata hati guru, perihal betapa besarnya kegunaan menulis. Guru adalah ilmuwan, dan itu mesti dibuktikan bersama dengan membuahkan karya tulis. Guru yang menulis bakal berbeda bersama dengan guru yang tidak menulis.

Buku ini ditulis bersama dengan type bahasa yang komunikatif supaya ringan dipahami oleh pembaca. Sangat menginspirasi dan penuh motivasi. Trik-trik yang disajikan dikaitkan bersama dengan contoh-contoh yang kerap berjalan di dalam kehidupan sehari-hari, berdasarkan pengalaman penulis yang termasuk dikenal sebagai writer, trainer, dan speaker (WTS). Disertai cuplikan-cuplikan mengagumkan berasal dari pengalaman para tokoh yang sudah berhasil di bidangnya.

Setelah membaca buku ini, sanggup dipastikan pandangan pembaca (khususnya guru) bakal mengalami perubahan. Kedua keahlian ini bukanlah suatu hal yang mesti dihindari atau dianggap sulit, melainkan suatu hal yang patut dipelajari secara serius, dan mesti dilatih secara step demi step bersama dengan kesungguhan hati.

Walaupun lebih bertujuan sebagai anjuran untuk guru, buku ini layak dibaca oleh siapa pun yang berniat untuk mendalami public speaking atau idamkan studi menulis buku dan artikel. Selamat membaca.